Hotline 0811-796-753
Informasi lebih lanjut?
  • NEWS UPDATEKementerian Agama mulai mempersiapkan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M
  • INFO KEMENAGDirektorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama akan segera membuka seleksi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kelompok Terbang (Kloter) dan PPIH Arab Saudi
  • INFO HAJIKemenag: Jemaah Haji 2024 sudah Dapat Mencicil Pelunasan Biaya Haji
Home » Berita Haji » Kemenag Dorong KBIHU Terapkan Manasik Haji Ramah Lansia

Keberangkatan Jemaah Haji setiap tahun akan didominasi oleh jemaah lansia. Tren tersebut dapat disikapi oleh para KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) dengan penyelenggaraan manasik haji yang ramah lansia.

Hal ini disampaikan Direktur Bina Haji pada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Arsad Hidayat saat menghadiri Seminar Nasional Gerakan Kesadaran Nasional Ber-Haji Mampu dan Sehat di Menara 165 Jakarta Selatan pada Kamis (21/12/2023).

“Dengan mekanisme pendaftaran sepanjang tahun yang kita lakukan selama ini, artinya siapa saja yang punya uang bisa berangkat. Ini menyebabkan kedepannya setiap tahun penyelenggaraan haji akan didominasi jemaah lansia,” ungkap Arsad.

“Sehingga perlu adanya sebuah pendekatan manasik yang baru, yaitu manasik yang ramah lansia. Oleh karena itu, Buku Pedoman Manasik Haji Khusus Lansia dari Kementerian Agama dapat menjadi pedoman bagi pihak KBIHU untuk membimbing para jemaahnya,” sambung Arsad lagi.

Ia menambahkan, saat ini Kementerian Agama telah memberlakukan kebijakan istithaah kesehatan bagi Jemaah Haji sebelum melakukan pelunasan. Hal tersebut disebabkan tingginya angka kematian Jemaah Haji Indonesia pada operasional haji yang lalu.

“Ada evaluasi yang kita lakukan terhadap kondisi kemarin, dimana angka kematian jemaah adalah yang tertinggi dalam sejarah haji yang kami alami, ditambah mereka yang dirawat di Rumah Sakit dan Klinik Kesehatan di Arab Saudi pasca operasional haji, total jemaah wafat mencapai angka 820,” terang Arsad.

“Jadi kebijakan haji tahun 2024 nanti adalah jemaah harus sehat dulu, istithaah dulu secara kesehatannya, baru bisa melunasi Bipih. Ini langkah yang sangat berani dan bukan tanpa alasan, kita hanya ingin jemaah yang berangkat merasa nyaman,” ujar Arsad lagi.

Baca Juga: Arab Saudi Luncurkan Sistem Visa Terpadu ‘Satu untuk Semua’

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal FK KBIHU Cepi Supriatna mengungkapkan bahwa ada lebih dari 70% Jemaah Haji Indonesia yang terafiliasi kepada KBIHU. Hal ini menjadikan peran KBIHU juga sangat penting dalam mengawal penyelenggaraan ibadah haji dan pelaksanaan ibadah oleh jemaah di Tanah Suci.

“Lebih dari 70% Jemaah Haji Indonesia berafiliasi kepada KBIHU, artinya mabrur tidaknya haji jemaah tergantung pada KBIHU-nya juga,” pungkas Cepi.

Ia menambahkan bahwa pihaknya siap berkomitmen untuk memperkuat ekosistem perhajian Indonesia melalui sinkronisasi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan, termasuk penerapan istithaah kesehatan Jemaah Haji sebelum pelunasan Bipih.

“Ini adalah salah satu upaya untuk mendapatkan kondisi kesehatan yang diharapkan oleh jemaah sendiri, sehingga pada akhirnya mereka pun dapat melunasi Bipih,” tandas Cepi.

Seminar yang diselenggarakan oleh Konsep Karnus ini melibatkan sejumlah stakeholder perhajian Indonesia, diantaranya FK KBIHU (Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah), BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji), AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia), IPHUIN (Ikatan Pembimbing Haji Umrah Indonesia), dan Asosiasi Haji dan Komunitas Masyarakat Haji.

Sumber: https://haji.kemenag.go.id

1 komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Pemerintah – DPR Bahas Kebijakan Saudi Naikkan Anggaran Masyair Haji 1443 H

Kerajaan Arab Saudi pada musim haji 1443 H/2022 M memberlakukan kebijakan untuk menaikan harga paket layanan di Masyair, baik Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Kebijakan tersebut berdampak terhadap adanya penambahan biaya bagi jemaah haji Indonesia. Hal ini disampaikan Menag dalam Rapat Kerja antara Komisi VIII DPR-RI dengan Pemerintah tentang Persiapa... selengkapnya

Umrah 1443 H, Pemerintah dan Asosiasi Sepakat Prioritaskan Penanganan Covid-19

1 August 2021 465x Berita Umrah, Dalam negeri

Jakarta (PHU) — Arab Saudi diinformasikan akan membuka penyelenggaraan ibadah umrah 1443 H. Pemerintah dan asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) sepakat untuk memprioritaskan penanganan Covid-19 terlebih dahulu. “Pemerintah dan asosiasi PPIU bersepakat untuk lebih memprioritaskan penanganan Covid-19 di dalam negeri sambil menunggu... selengkapnya

Kemenag Siapkan Haji dan Umrah secara Profesional, Inklusif, dan Tidak Diskriminatif

Jakarta — Kementerian Agama terus mempersiapkan penyelenggaran haji dan umrah 1443 H. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief memastikan bahwa persiapan dilakukan secara profesional, inklusif, terbuka, dan tidak diskriminatif. “Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendorong percepatan persiapan ibadah haji dan umrah 1443 H secara ... selengkapnya

Kantor Pusat

PT. SAUDI PATRIA WISATA
Jl. AR. Prawira Negara No.15 Kauman

Kota Metro Lampung, Indonesia.
E-mail : saudi_patriawisata@yahoo.co.id

 

Live Chat
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.